Museum Asmat

Dibangun pada tanggal 20 Februari 1986, museum Asmat didirikan atas dasar banyaknya ketertarikan orang asing akan keindahan seni ukir Asmat. Ibu Tien Soeharto sebagai penggagas dibangunnya museum ini berharap kesenian ukir Asmat dapat dilestarikan dan lebih dikenal secara luas.

Asmat-LuarMuseum yang berada di dalam area lahan Taman Legenda Keong Emas ini memiliki bentuk yang unik. Menyerupai model rumah Kariwari, yaitu rumah pemujaan suku Tobati-Enggros, yang merupakan penduduk asli di tepi danau Sentani, Papua.

Bangunan kemudian dikembangkan menjadi arsitektur yang lebih modern. Bangunan museum terdiri atas tiga bangunan utama dan dua bangunan penghubung.

Asmat-Building-2Masing-masing bangunan berbentuk segi delapan, dan diberi kesan rumah panggung. Dengan atap berbentuk kerucut, dan permukaan diberi kesan daun rumbia. Dilengkapi pula dengan berbagai ukiran atau hiasan khas Asmat.

Dalam museum terdapat benda-benda pameran yang mengandung nilai keperkasaan dan mencerminkan pandangan hidup suku Asmat yang selalu terkait erat dengan nenek moyangnya.

Asmat-Building-3Ikatan batin dengan nenek moyang itu diwujudkan dalam berbagai ukiran di berbagai benda keseharian.

Untuk mempermudah pengunjung memahami kehidupan suku Asmat secara keseluruhan, pameran disusun berdasarkan beberapa tema.

Pada bangunan pertama, tema pameran adalah mengenai manusia dan lingkungan. Terdiri dari berbagai pakaian adat dan perhiasan, diorama mata percaharian utama suku Asmat yaitu mencari sagu, wuramon atau perahu arwah sebagai kendaraan roh nenek moyang, mbis pole atau patung nenek moyang dan berbagai hiasan yang menceritakan kehidupan sehari-hari suku Asmat.

Asmat-ClothingTema pameran pada bangunan kedua adalah manusia dan kebudayaan. Terdapat peralatan untuk mengolah sagu, peralatan berburu, senjata, benda budaya dan upacara, berbagai alat musik seperti tifa (gendang), fu (alat musik dari bambu), dan si (kapak besi).

Bangunan ketiga memiliki tema pameran manusia dan hasil kreativitasnya. Terdiri atas seni kontemporer yang merupakan hasil pengembangan pola-pola tradisional suku Asmat.

Asmat-Building-4Benda-benda yang dipamerkan merupakan hasil pengembangan seni modern suku Asmat yang mengikuti trend atau permintaan pasar, namun masih sarat dengan pola rancangan tradisional.

Aktivitas di Museum Asmat

Mengenakan Baju Adat Suku Asmat

ClothingTertarik untuk mendalami keseharian kehidupan suku Asmat?

Cobalah baju adat dari suku Asmat yang sangat menarik ini. Anda pun dapat berfoto dengan baju ini, tentunya merupakan pengalaman yang menarik dan berbeda.

ASMAT GALLERY

Kavenak
Asmat Treehouse
Rumah
Asmat Ship Carving
Asmat Drum
Asmat Spirit Mask
Symbol on Tile